Selasa, 17 Maret 2015

sejarah jaringan



Dahulu komunikasi yang melibatkan komputer masih dilakukan secara manual dengan manusia sebagai media komunikasinya yaitu dengan manusianya sendri yang membawa istruksi – instruksi .

Hingga akhirnya George Stibitz pada akhir tahun 1940-an sukses manfaatkan sebuah mesin teletype untuk mengirimkan pesan intruksi dari komputernya ke komputer lain .

Tahun 1964 dimana metode sistem Time Sharing System mulai genjar di garap , kemudian di tahun 1969 UCLA (University of California at Los Angeles), SRI
(Stanford Research Institute), University of California at Santa Barbara, dan University of
Utah berhasil menerapkan jaringan komputer dan mulai berhubungan menggunakan . jaringan ARPAnet. Jaringan komputer terus berkembang begitu cepat dari masa ke masa.
Bahkan ada yang mengatakan bahwa perkembangan dunia jaringan komputer itu sama
cepatnya seperti saat kita terjun bebas di udara.

Dan kini, jaringan komputer sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan, penggunanya
pun sudah mencapai ratusan juta pengguna dari berbagai kalangan dan usia. Setiap orang
selalu menggunakan jaringan komputer tiap harinya. Lihat saja, saat ini siapa yang tidak
mempunyai SmartPhone? Warnet dan hotspot-hotspot juga sudah bukan merupakan
barang langka lagi.Segalanya menjadi mudah sekarang. Telepon, Internet, chatting, hingga
video call pun sudah bukan hal mewah lagi. Semua ini tidak akan terjadi, jika tidak ada yang
namanya jaringan komputer .

Jenis- jenis jaring

Jaringan terdiri menjadi 3 jenis yaitu jaringan berdasarkan fungsi, jaringan berdasarkan
media transmisi, dan jaringan berdasarkan area.

Berdasarkan fungsi

Jaringan berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi 2, yaitu :

- Client-Server
Client-Server adalah jaringan komputer yang salah satu komputernya berperan sebagai
server yang bertugas menyediakan layanan kepada komputer pengguna atau client.
Layanan yang disediakan server dapat bermacam-macam, bisa berupa web server, storage
server,mail server, dll.

- Peer to Peer
Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana tiap komputer sama-sama dapat berperan
sebagai server maupun client. Jaringan Peer to Peer ini paling sering digunakan di dalam
jaringan LAN.
Berdasarkan media transmisi
Jaringan berdasarkan media transmisi dibagi menjadi 2, yaitu :

- Wired Network (kabel)
Wired Network menggunakan media kabel sebagai penghantarnya. Kabel yang biasa
digunakan adalah kabel UTP, Coaxial, ataupun Fiber Optik. Kelebihan utama dari Wired
Network ini adalah kecepatan transmisi data yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan
Wireless Network.

- Wireless Network (nirkabel)
Wireless Network menggunakan media gelombang radio, Infra Red, atau bluetooth sebagai
media penghantarnya. Salah satu penerapan Wireless Network adalah area internet gratis
dengan menggunakan Wi-Fi atau biasa disebut Hotspot. Yang terbaru adalah penerapan
hotspot sebagai RT/RW Net.


Berdasarkan area

Jaringan komputer berdasarkan area dibagi menjadi 4, yaitu :

- LAN (Local Area Network)
Local Area Network adalah jaringan lokal yang biasanya diimplementasikan di lingkungan
rumahan atau perkantoran bertujuan untuk berbagi data dan resource seperti printer dan
scanner secara bersama.

- MAN (Metropolitan Area Network)
Secara teknis MAN tidak ada bedanya dengan LAN, hanya saja cakupan areanya yang
lebih luas. MAN bisa mencakup daerah antar gedung, antar RT, hingga antar kota.

- WAN (Wide Area Network)
WAN juga sebenarnya tidak jauh berbeda dengan LAN dan MAN, tetapi WAN bisa
mencakup daerah antar negara hingga antar benua.

- Internet
Internet merupakan jaringan global yang paling luas dan dapat mencakup seluruh negara

TCP/IP

Apa itu TCP/IP ? TCP/IP atau Transmission Control Protocol and Internet Protocol
adalah sebuah aturan standar yang digunakan untuk komunikasi antar berbagai jenis
komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan komputer. Aturan ini ditetapkan oleh
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) yang dikembangkan pada akhir
tahun 1970-an. Kenapa harus ada aturan standar seperti ini ? Menurut pendapat saya, bila
diibaratkan dalam dunia manusia, TCP/IP itu adalah sebuah bahasa internasional yang
digunakan untuk berkomunikasi antar manusia. Misalnya saja ada orang Indonesia yang
bertemu dengan orang Jepang dan orang Rusia. Jika mereka bertiga bertemu tetapi
berkomunikasi dengan bahasa mereka masing-masing tentunya mereka bertiga tidak akan
mengerti satu sama lain bukan ? Oleh karena itu mereka bertiga harus berkomunikasi
menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Internasional seperti yang telah ditetapkan agar
mereka bisa saling mengerti. Sama halnya dengan komputer. Komputer dibuat oleh
berbagai macam vendor perangkat keras yang berbeda-beda di seluruh dunia. Komputer-
komputer tersebut juga memiliki caranya sendiri-sendiri untuk saling berkomunikasi. Nah
disinilah protokol TCP/IP berperan sehingga komputer-komputer yang ada diseluruh dunia
dapat berkomunikasi seperti saat ini. Di dunia Internet pun protokol TCP/IP selalu
digunakan, sehingga protokol ini sangat terkenal.




Secara umum, komponen dari TCP/IP adalah sebagai berikut :
•IP address
IP address merupakan sebuah kombinasi unik yang dituliskan dalam angka desimal yang
dibagi dalam empat segmen. Tiap-tiap segmen tersebut mewakili 8 bit dari alamat yang
memiliki panjang 32 bit untuk keseluruhannya. Fungsi dari IP address sendiri merupakan
identifikasi setiap host pada jaringan.
•Netmask

Netmask atau Subnet Mask berfungsi menunjukkan berapa pembagian panjang bit nework
dengan bit host untuk mengetahui berapa jumlah host yang dapat terkoneksi didalam
sebuah network. Misalnya untuk kategori alamat IP kelas C dengan netmask 255.255.255.0,
maka penentuannya adalah 24 bit pertama adalah bit network dan 8 bit sisanya adalah bit
host.

•Network Address

Sebuah host tidak pernah berdiri sendiri namun memerlukan host lain dan bergabung
membentuk sebuah Network. Alamat Network yang terbentuk inilah yang disebut sebagai
Network Address. Network address didapat dengan membuat seluruh bit host menjadi 0.
Misalnya ip address 192.168.1.1 dengan alamat IP kelas C, maka Network Addressnya
adalah 192.168.1.0.

• Broadcast Address

Broadcast Address adalah alamat dimana agar semua host yang berada di dalam sebuah
network dapat dikirimkan data secara simultan. Gunanya agar apabila ada sebuah host
yang ingin mengirimkan data ke seluruh host yang ada di suatu jaringan tertentu, maka host
tersebut tidak perlu membuat replika datagram sebanyak jumlah host tujuan karena hal
secamam ini akan meningkatkan pemakaian bandwidth dan beban kerja host pengirim. Jadi
host pengirim cukup mengirimkan data ke alamat broadcast saja maka secara otomatis
seluruh host yang ada di satu network tersebut akan menerimanya. Broadcast Address
didapat dengan membuat bit host menjadi 1 (kebalikan dari Network Address), jadi
misalnya IP addressnya adalah 192.168.1.1, maka Broadcast Addressnya adalah
192.168.1.255.

•Gateway Address
Gateway adalah alamat IP yang menghubungkan sebuah jaringan dengan jaringan yang
lain.Jadi apabila sebuah host ingin berkomunikasi dengan host lain dalam sebuah jaringan
yang berbeda, maka host tersebut harus melewati Gateway Address terlebih dahulu untuk
mencapai host yang satunya.

•Nameserver Address

Nameserver Address adalah IP milik sebuah server Domain Name Service (DNS) yang
 p { margin-bottom: 0.1in; line-height: 120%; }
bertujuan untuk menerjemahkan sebuah domain menjadi IP address maupun sebaliknya.

0 komentar:

Posting Komentar